Berdiri jinjit tidak stabil, melangkah panjang tidak dapat berjalan. Yang memamerkan diri tidak jelas, yang menyalahkan diri tidak nyata, yang memuji diri tidak memiliki jasa, yang meninggikan diri tidak menjadi utama.
Dalam jalan Dao, ini dinamakan makanan lebihan dan langkah yang membebani. Benda-benda pun membenci ini, maka yang mengikut Dao tidak melakukannya.
(Nota: Bab 24 merupakan pengembangan lanjut daripada bab 22, mengulangi ajaran tentang bahaya ego dan memamerkan diri.)
Renungan Mendalam
Apakah bab ini tentang?
Bab ini memberi amaran terhadap keterlampauan - berdiri jinjit, melangkah terlalu lebar, memamerkan diri. Semua ini adalah tindakan yang tidak kekal dan tidak sihat dalam perjalanan Dao. Apa yang berlebihan dalam jalan Tao adalah seperti makanan basi dan langkah yang membebani, semua benda menolaknya.
Bagaimanakah ia berkaitan dengan saya?
Saya terkenali diri saya dalam sifat-sifat ini - ingin menonjol, ingin kredit, ingin dipuji. Bab ini remind saya bahawa keinginan semula jadi untuk menonjol diri sebenarnya menghalang saya daripada pertumbuhan yang sebenar.
Apa yang perlu saya lakukan hari ini?
Hari ini, saya akan perhatikan satu saat di mana saya mahu memamerkan atau memuji diri saya, dan sebagai gantinya, saya akan diam dan membiarkan tindakan saya bercakap dengan sendiri.
He who stands on his tiptoes does not stand firm; he who stretches his legs does not walk (easily). (So), he who displays himself does not shine; he who asserts his own views is not distinguished; he who vaunts himself does not find his merit acknowledged; he who is self-conceited has no superiority allowed to him.
AI Moden
Berdiri jinjit tidak stabil, melangkah panjang tidak dapat berjalan. Yang memamerkan diri tidak jelas, yang menyalahkan diri tidak nyata, yang memuji diri tidak memiliki jasa, yang meninggikan diri tidak menjadi utama.
Dalam jalan Dao, ini dinamakan makanan lebihan dan langkah yang membebani. Benda-benda pun membenci ini, maka yang mengikut Dao tidak melakukannya.
(Nota: Bab 24 merupakan pengembangan lanjut daripada bab 22, mengulangi ajaran tentang bahaya ego dan memamerkan diri.)
Refleksi Saya
Apakah yang bab ini inspirasikan dalam diri anda? Bagaimana anda akan mengamalkannya?