Bab ini mengajarkan bahwa kebijaksanaan sejati dan kekuatan datang dari pemahaman dan penguasaan diri, bukan dari menguasai orang lain, dan bahwa kepuasan serta ketekunan adalah kunci kebahagiaan dan keabadian.
Key Concepts
自知
自胜
知足
不朽
Cite This Chapter
Laozi, Tao Te Ching, Chapter 33, "Mengetahui Orang Lain Itu Bijaksana", laotzu.ai: https://www.laotzu.ai/id/chapters/33/
Classical Chinese, translation, and AI reflection are shown separately; cite this chapter URL for references.
Asli
知人者智,自知者明。胜人者有力,自胜者强。知足者富,强行者有志。不失其所者久,死而不亡者寿。
Terjemahan
Mengetahui orang lain adalah bijaksana; mengetahui diri sendiri adalah pencerahan. Mengalahkan orang lain membutuhkan kekuatan; mengalahkan diri sendiri membutuhkan keteguhan. Merasa cukup adalah kekayaan; bertindak dengan tekad adalah kemauan. Mereka yang tidak kehilangan tempatnya akan bertahan lama; mereka yang mati namun tidak dilupakan akan hidup selamanya.
Renungan mendalam
Bab ini tentang apa?
Bab ini mengajarkan bahwa kebijaksanaan sejati dan kekuatan datang dari pemahaman dan penguasaan diri, bukan dari menguasai orang lain, dan bahwa kepuasan serta ketekunan adalah kunci kebahagiaan dan keabadian.
Apa hubungannya dengan saya?
Ini mendorong saya untuk lebih fokus pada pertumbuhan pribadi dan introspeksi daripada membandingkan diri dengan orang lain, dan untuk menghargai apa yang sudah saya miliki.
Apa yang harus saya lakukan hari ini?
Hari ini, saya akan menulis tiga hal yang saya syukuri dan satu langkah kecil untuk mengatasi kelemahan pribadi saya.
He who knows other men is discerning; he who knows himself is intelligent. He who overcomes others is strong; he who overcomes himself is mighty. He who is satisfied with his lot is rich; he who goes on acting with energy has a (firm) will.
AI Modern
Mengetahui orang lain adalah bijaksana; mengetahui diri sendiri adalah pencerahan. Mengalahkan orang lain membutuhkan kekuatan; mengalahkan diri sendiri membutuhkan keteguhan. Merasa cukup adalah kekayaan; bertindak dengan tekad adalah kemauan. Mereka yang tidak kehilangan tempatnya akan bertahan lama; mereka yang mati namun tidak dilupakan akan hidup selamanya.
Renungan saya
Apa yang menginspirasi Anda dari bab ini? Bagaimana Anda akan menerapkannya?