Bab ini mengatakan bahwa Tao tidak menarik secara indrawi seperti hiburan duniawi, namun kekuatannya tak terbatas. Kedamaian sejati datang dari memahami Tao, bukan dari kesenangan sementara.
Key Concepts
大象
淡
用之不既
Cite This Chapter
Laozi, Tao Te Ching, Chapter 35, "Memegang Citra Agung", laotzu.ai: https://www.laotzu.ai/id/chapters/35/
Classical Chinese, translation, and AI reflection are shown separately; cite this chapter URL for references.
Peganglah citra agung, dan dunia akan datang kepadamu. Mereka datang tanpa terluka, dalam kedamaian dan ketenangan. Musik dan makanan lezat membuat orang yang lewat berhenti. Namun ketika Tao diungkapkan, ia hambar dan tanpa rasa. Dilihat, ia tidak cukup terlihat; didengar, ia tidak cukup terdengar; namun digunakan, ia tidak akan pernah habis.
Renungan mendalam
Bab ini tentang apa?
Bab ini mengatakan bahwa Tao tidak menarik secara indrawi seperti hiburan duniawi, namun kekuatannya tak terbatas. Kedamaian sejati datang dari memahami Tao, bukan dari kesenangan sementara.
Apa hubungannya dengan saya?
Saya sering tergoda oleh hal-hal yang memuaskan indra—media sosial, hiburan, atau makanan enak. Bab ini mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati lebih dalam dan tenang. Saya perlu mencari kepuasan batin, bukan gangguan luar.
Apa yang harus saya lakukan hari ini?
Hari ini, luangkan 10 menit dalam keheningan tanpa gangguan. Perhatikan bagaimana kedamaian muncul tanpa stimulasi eksternal.
To him who holds in his hands the Great Image (of the invisible Tao), the whole world repairs. Men resort to him, and receive no hurt, but (find) rest, peace, and the feeling of ease. Music and dainties will make the passing guest stop (for a time). But though the Tao as it comes from the mouth, seems insipid and has no flavour, the use of it is inexhaustible.
AI Modern
Peganglah citra agung, dan dunia akan datang kepadamu. Mereka datang tanpa terluka, dalam kedamaian dan ketenangan. Musik dan makanan lezat membuat orang yang lewat berhenti. Namun ketika Tao diungkapkan, ia hambar dan tanpa rasa. Dilihat, ia tidak cukup terlihat; didengar, ia tidak cukup terdengar; namun digunakan, ia tidak akan pernah habis.
Renungan saya
Apa yang menginspirasi Anda dari bab ini? Bagaimana Anda akan menerapkannya?